Waktu konten ditolak, biasanya ada catatan alasannya. Baca itu dulu, lalu cocokin sama daftar di bawah.
Gak sesuai brief
Ini yang paling sering. Konten keluar dari aturan kampanye, misal kurang nyebut produk, salah format, atau lupa elemen wajib. Solusinya, baca ulang brief dengan teliti dan sesuaikan kontennya.
Link salah atau akun private
Kalau link gak bisa dibuka atau postinganmu private, brand gak bisa ngecek. Pastiin postingannya publik dan link yang disubmit nunjuk ke konten yang bener.
Kualitas kurang
Video pecah, suara gak jelas, atau editan asal-asalan bikin konten gampang ditolak. Rapiin dulu sebelum submit, karena ini juga yang bikin viewsmu mentok.
Konten duplikat
Konten yang sama persis atau daur ulang dari postingan lama sering ditolak. Satu postingan cuma bisa diklaim sekali. Bikin konten yang beneran baru buat tiap klaim.
Konten yang ditolak sering masih bisa diajukan ulang setelah dibenerin, maksimal dua kali. Jadi kesalahan kecil kayak salah link masih bisa diselamatin.